Non-randomised trial, 2023
Does ylang-ylang aromatherapy reduce PMS severity?
Yes, ylang-ylang aromatherapy significantly reduced PMS severity (p=0.00), though without a control group we cannot be completely certain it was the aromatherapy causing the improvement.
What they did
38 midwifery students with PMS received ylang-ylang aromatherapy. PMS severity was measured before and after using a questionnaire called the Shortened Premenstrual Assessment Form.
What they found
After ylang-ylang aromatherapy, PMS severity decreased significantly, with a p-value of 0.00 (meaning highly statistically significant).
What it means for you
Ylang-ylang aromatherapy may help reduce PMS. The study had no control group for comparison, so we cannot know if the improvement was from the aromatherapy or other factors. The sample is also small with only 38 women.
38
Midwifery students studied
0.00
P-value for significance
About the study
- Original title
- PENGARUH AROMATERAPI TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN PREMENSTRUAL SYNDROME
- Authors
- Irma Hamdayani Pasaribu
- Journal
- Journal Of Midwifery
- Year
- 2023
- Study design
- Non-randomised trial
- What was tested
- Ylang-ylang aromatherapy
- Open access
- Yes
- Read the paper
- doi.org/10.37676/jm.v11i1.4436
Original abstract
Premenstrual Syndrome (PMS) adalah suatu kondisi yang biasanya terjadi pada wanita pada fase luteal siklus menstruasi, biasanya berlangsung 7-14 hari sebelum menstruasi. Sebagian besar wanita usia subur mengalami beberapa gejala menstruasi. Premenstrual syndrome ditandai dengan gejala fisik, emosional dan perilaku yang secara signifikan mempengaruhi kehidupan sehari-hari seorang wanita, termasuk pekerjaan dan aktivitas sehari-hari yang terjadi selama fase luteal dan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari setelah menstruasi. Aromaterapi merupakan salah satu cara nonfarmakologi untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Aromaterapi dapat menurunkan tingkat kecemasan, stres, mual, muntah dan nyeri. Menurut berbagai penelitian, minyak aromaterapi baik dari berbagai jenis bunga dan kayu berkhasiat dalam pengobatan dan psikoterapeutik. Minyak esensial kenanga memiliki sifat terapeutik sebagai antidepresan dan diindikasikan untuk kecemasan, frustrasi, ketegangan saraf. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aromaterapi kenanga terhadap tingkat keparahan PMS. Penelitian ini merupakan quasy eksperimental dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling, dengan menggunakan kuesioner The Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) untuk mengetahui adanya gejala-gejala PMS. Sampel penelitian sebanyak 38 orang mahasiswi Kebidanan Unsika Angkatan 2019-2020. Hasil uji Paired T-Test diperoleh p-value = 0,00 (< 0,05), bahwa ada perubahan tingkat keparahan PMS setelah diberikan aromaterapi kenanga, yang artinya ada pengaruh aromaterapi kenanga terhadap penurunan tingkat keparahan PMS.
Reproduced under CC-BY-SA.