Skip to content

Survey study, 2024

Does teaching girls about PMS help them understand it better?

Yes, health education about PMS increased teenage girls' knowledge, though the study didn't say exactly how much knowledge improved.

Early or limited evidence 20 teenage girls in Taraweang Village, Pangkep, Indonesia

What they did

Researchers measured PMS knowledge in 20 teenage girls before and after giving them health education. The education covered what PMS is, its signs and symptoms, and how to prevent and manage it. They used questionnaires before and after.

What they found

After receiving health education about PMS, the teenagers' knowledge increased. The abstract states that improvement occurred but does not provide the specific percentage increase.

What it means for you

Health education about PMS may help girls understand and manage their symptoms better. However, the study was very small (20 girls), had no control group for comparison, and doesn't show the exact amount of improvement.

20

Teenage girls in study

Before and after

Knowledge measured (exact improvement not given)

About the study

Original title
SOSIALISASI MANAJEMEN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA REMAJA
Authors
Ratnaeni Ratnaeni, Kiki Rizki Amelia
Journal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka.
Year
2024
Study design
Survey study
What was tested
Health education about PMS definition, signs, symptoms, prevention and management
Open access
Yes
Original abstract

Premenstrual syndrome (PMS) merupakan suatu gejala yang dialami perempuan sebelum mengalami menstruasi yang ditandai dengan munculnnya perubahan seperti fisik, emosi, dan perilaku yang dapat mengganggu konsentrasi belajar, prestasi dan keaktifan, serta meningkatkan ketidak hadiran pada proses belajar mengajar terutama pada remaja putri yang mengalami PMS dengan gejala berat. Dampak lain yaitu siswi kehilangan minat untuk melakukan aktivitas dan saat di kelas lebih banyak tidur. Tujuan Kegiatan yaitu memberikan sosialisasi manajemen premenstrual syndrome pada remaja agar mengetahui penanganan Premenstrual syndrome yang benar. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu : 1) melakukan pengukuran tingkat pengetahuan PMS sebelum dan setelah diberikan penyuluhan, 2) Proses edukasi dan diskusi dengan memberikan materi kepada remaja tentang pengertian Premenstrual syndrome, tanda dan gejala Premenstrual syndrome, pencegahan dan penanganan Premenstrual syndrome, 3) Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner yang sama untuk mengukur pengetahuan remaja . Sasaran kegiatan yaitu remaja yang berada di Desa Taraweang Kec.Labakkang Kab.Pangkep berjumlah 20 orang. Hasil Kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja setelah dilakukan penyuluhan tentang Premenstrual syndrome

Reproduced under CC-BY.

Topics